SETUPONAN

posted in: akademik, artikel | 1

SETUPONAN (Sabtu, 24 Maret 2018)
Pagelaran seni pertunjukan tari yang diselenggarakan untuk memperingati hari kelahiran KGPAA MANGKUNEGORO IX)

  1. Tari Gambyong Madu Retno ( ASGA )

Merupakan tari yang menggambarkan kecantikan dan kelincahan seorang gadis, Dan gerakannya selaras dengan irama gamelannya. Tari ini mengungkapkan nilai-nilai pribadi perempuan Jawa. Yang biasa dikenal dengan sebagai sosok yang halus, lembut, sabar, sareh, kuat dan pekerja keras.

Nama penari : Triplexs Pujiyani M.Sn., Ita Wijayanti S.Sn., Yulia Astuti S.Sn., Sumarsih, S.Sn.

  1. Tari Golek Sukoreno ( Pakarti ( Paguyuban Karawitan dan tari ) ) Pura Mangkunegaran

Tari dengan iringan gendhing Sukoreno tersebut mengisahkan tentang sekelompok gadis yang tengah beranjak remaja dan mencoba mempercantik diri. Tarian yang dibawakan sejumlah gadis ini diperagakan sebagai bentuk penyambutan selamat dating dalam sebuah gelaran. Tari golek Sukoreno sendiri sangat kental dengan nuansa kelembutan seorang wanita adalah salah satu karya Pura Mangkunegaran yang juga memiliki nilai seni dan budaya tinggi.

Nama penari : 1. Sekar Rini, 2. Anggi, 3. Richa, 4. Tika

  1. Tari Srimpi Mondrorini ( Pakarti ( Paguyuban Karawitan dan tari ) ) Pura Mangkunegaran

Adalah tarian  yang diciptakan oleh Mangkunegoro VII. Tari ini bercerita tentang prajurit putri yang sedang belajar perang menggunakan cundrik dan panah.

Nama Penari : Fatma Pathil, Rani, Lia, Siska.

  1. Tari Gelang Room Madura ( Disbudpar Jatim )

Menceritakan perempuan Madura yang gemar mengenakan gelang sejak zaman dulu. Semakin banyak gelang yang dikenakan, menunjukkan kelas social dari orang tersebut.

Leave a Reply