Kewajiban dan Hak Mahasiswa

Kewajiban Mahasiswa

Setiap mahasiswa berkewajiban:

  1. Ikut membayar biaya Sumbangan pembinaan pendidikan (SPP)
  2. Mematuhi semua peraturan/ketentuan yang berlaku di ASGA Surakarta;
  3. Ikut menjaga kebersihan sarana dan prasarana
  4. Ikut mendukung terciptanya ketertiban dan keamanan ASGA Surakarta;
  5. Menjaga kewibawaan dan nama baik almamater;
  6. Menjunjung tinggi Kebudayaan Nasional.

Pembayaran SPP

Setiap mahasiswa yang mengikuti pendidikan di ASGA Surakarta wajib membayar SPP, yang besarnya ditentukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan pelaksanaannya diatur oleh kalender akademik.

Sanksi Keterlambatan Pembayaran SPP

  1. Mahasiswa yang terlambat membayar SPP pada waktu yang telah ditentukan, tidak diperbolehkan mengikuti seluruh kegiatan akademik selama satu semester dengan ketentuan sebagai berikut:
  2. Melaporkan pada urusan registrasi;
  3. Waktu study tetap diperhitungkan;
  4. SPP tertunggak dapat dibayarkan bersama-sama pada semester berikutnya.
  5. Mahasiswa yang tidak membayar SPP dalam dua semester berturut-turut

dinyatakan mengundurkan diri.

Hak Mahasiswa

Mahasiswa mempunyai hak:

  1. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk menuntut dan mengkaji  ilmu sesuai dengan norma dan susila yang berlaku dalam lingkungan akademik;
  2. Memperoleh pengajaran sebaik-baiknya dan layanan bidang akademik sesuai dengan minat, bakat, kegemaran, dan kemampuan;
  3. Memanfaatkan fasilitas perguruan tinggi dalam rangka kelancaran proses belajar;
  4. Mendapat bimbingan dari dosen yang bertanggung jawab atas program study  yang diikutinya dalam menyelesaikan studynya;
  5. Memperoleh layanan informasi yang berkaitan dengan program study yang diikutnya dalam menyelesaikan studynya;
  6. menyelesaikan study lebih awal dari jadwal yang ditetapkan sesuai dengan persyaratan yang berlaku;
  7. Memperoleh layanan kesejahteraan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  8. Memanfaatkan sumber daya perguruan tinggi melalui perwakilan / Organisasi kemahasiswaan untuk mengurus dan mengatur kesejahteraan,minat, dan tata kehidupan masyarakat;
  9. Pindah ke perguruan tinggi lain atau program study lain, bilamana memenuhi syarat penerimaan mahasiswa pada perguruan tinggi atau program study yang hendak dimasuki, dan bilamana daya tampung perguruan tinggi atau program study yang bersangkutan memungkinkan;
  10. Ikut serta dalam kegiatan organisasi mahasiswa ASGA Surakarta.

 

Cuti Akademik

Karena suatu hal yang sangat mendesak dan mahasiswa terpaksa tidak dapat mengikuti kuliah, diberikan cuti akademik dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Yang berhak memohon cuti akademik minimal telah menempuh    kuliah dua semester.
  2. Mengajukan permohonan cuti akademik secara tertulis kepada Direktur ASGA Surakarta setelah mendapat persetujuan dari PA dan Ketua Jurusan dengan mengemukakan alasan yang dapat dipertanggung jawabkan(hamil, sakit, yang memerlukan penyembuhan lama disertai dengan surat dokter, tinggal menunggu ujian akhir).
  3. Pengajuan cuti akademik dapat dilakukan selambat-lambatnya dua minggu sebelum hari pertama pembayaran  SPP/herregistrasi.
  4. Mahasiswa yang mendapatkan ijin cuti akademik tetap membayar SPP 50 % x  SPP yang besangkutan dan melakukan heregistrasi.
  5. Mahasiswa hanya diperbolehkan cuti akademuik sebanyak-banyaknya 3 semester
  6. Pengambilan cuti semester dapat dilakukan pada semester yang berbeda atau berturut-turut.
  7. Mahasiswa yang mendapatkan cuti semester tidak berhak mengikuti semua kegiatan akademik.
  8. Lama waktu cuti akademik, tidak diperhitungkan sebagai perhitungan waktu komulatif perkuliahan.
  9. Bagi mahasiswa yang terkena musibah, dapat mengajukan selang melebihi batas waktu yang telah ditentukan pada butir 3, dengan menunjukan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawakan.

 

Mahasiswa Berstatus Ganda

Mahasiswa ASGA Surakarta dilarang bersatus ganda atau merangkap program study/jurusan yang berbeda dalam lingkungan ASGA  Surakarta.

Sanksi Akademik

  1. Mahasiswa yang terbukti melakukan pemalsuan antara lain tanda tangan dosen dan nilai, mendapatkan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti seluruh kegiatan akademik selama 2 semester.
  2. Mahasiswa yang mengikuti kuliah/menempuh ujian tanpa merencanakan dalam KRS/PKRS, dinyatakan batal dan harus menempuh kembali