Pelaksanaan administrasi akademik diatur secara terpusat.  Agar pelaksanaan perkuliahan dengan system kredit dapat berjalan dengan lancar, diperlukan pengertian dan kerjasama yang baik dari segenap komponen perguruan tinggi yang terlibat di dalamnya; terutama antara para dosen, PA, Mahasiswa, serta unit pelayanan (Subbagian Akademik).

 

Pelaksanaan Adiministrasi

Untuk pelaksanaan Administrasi sistem kredit diperlukan beberapa kegiatan dalam setiap semester, yaitu meliputi:

    1. Pendaftaran awal dan pendaftaran ulang (registrasi/heregistrasi);
    2. Pengisian KRS (kartu rencana study) melalui konsultasi dengan PA;
    3. Pengisian KPRS(Kartu Perubahan Rencana Study) apabila mahasiswa menghendaki  perubahan rencana study;
    4. Pelaksanaan perkuliahan;
    5. Ujian;
    6. Pengumuman hasil ujian (yudisium);dan
    7. Pengadminitrasian nilai.

Pendaftaran Awal dan Pendaftaran Ulang

Mahasiswa  yang telah membayar  SPP  diwajibkan  melakukan pendaftaran  awal (registrasi)  dan/atau pendaftaran  ulang (heregistrasi). Pendaftaran awal dikenakan bagi mahasiswa baru yang telah diterima sebagai mahasiswa ASGA.   Pendaftaran ulang berlaku bagi mahasiswa lama.

Prosedur Registrasi/Herregistrasi

  1. Membayar SPP (di loket yang disediakan).
  2. Mengisi formulir registrasi/herregistrasi (formulir disediakan di urusan Registrasi/Heregistrasi).
  3. Menyerahkan Formulir yang telah diisi ke Urusan Registrasi/Heregistrasi.

Mahasiswa yang tidak melaksanakan registrasi (khusus mahasiswa baru) dinyatakan mengundurkan diri.

Mahasiswa yang tidak melaksanakan herregistrasi(mahasiswa lama) tidak boleh mengikuti seluruh kegiatan akademik, waktu study tetap diperhitungkan.

Mahasiswa yang terlambat melaksanakan registrasi/heregistrasi (maksimal satu minggu) hanya diperbolekan mengambil mata kuliah 75 % dari haknya.

Prosedur Pengisian Kartu Rencana Study (KRS)

  • Mengambil KRS rangkap 3 di Subbagian Akademik dengan menunjukkan bukti pembayaran SPP semester bersangkutan yang bersangkutan.
  • Konsultasi dengan PA untuk menentukan mata kuliah yang akan diambil oleh mahasiswa yang bersangkutan. Bagi mahasiswa lama dengan menunjukan  KHS (Kartu Hasil Study) semester sebelumnya.
  • KRS harus ditandatangani oleh PA dan Ketua Jurusan.
  • KRS yang sudah ditandatangani oleh PA dan Ketua Jurusan:
    1. satu eksemplar dikembalikan ke Subbagian Akademik;
    2. satu eksemplar untuk PA;dan
    3. satu eksemplar yang sebaliknya tercantum kartu hadir, untuk mahasiswa yang bersangkutan.

Prosedur Pengisian KPRS (Kartu Perubahan Rencana Studi)

Bagi mahasiswa yang karena suatu hal menambah,mengurangi atau mengubah mata kuliah yang telah direncanakan dalam KRS, diberi kesempatan untuk mengubah dengan mengisikan perubahan tersebut pada KPRS, tanpa harus mangubah KRS. KPRS dibuat rangkap 3 masing-masing 1 lembar untuk  Subbagian Akademik , untuk PA, dan untuk yang bersangkutan.

Perubahan KRS tanpa disertai pengisian KPRS tidak diakui dan mata kuliah yang direncanakan  tetap sebagai pembagi dalam perhitungan IP.

 

Perurutan Pengambilan Mata Kuliah

Untuk mata kuliah yang saling berurutan atau yan saling terkait, pengambilannya diatur sebagai berikut, misalnya:

  1. Agama – Pancasila –Bahasa Indonesia.
  2. Pengetahuan Pedalangan I – II – III
  3. Manajemen Seni Pertunjukan I – II
  4. Manajemen Produksi I – II

Mata kuliah – mata kuliah yang isinya berurutan harus di ambil secara berurutan pula.

Contoh KRS

Departemen Pendidikan Nasional

AKADEMI SENI MANGKUNAGARAN                      KARTU RENCANA STUDI

SURAKARTA

 

Nama Mahasiswa   : ___________________             No. Mahasiswa    : ______________

Alamat                      : ___________________             Penasehat Akad. : ______________

Jurusan                      : ___________________             Semester                : ______ th. _____

Program Studi          : ___________________             Tahun                    : ______________

 

No. Kode MK Mata Kuliah W/P/S Ke Smt. ke SKS
Jumlah Kredit

Surakarta, ___________

Mengetahui:                                                                                                         Keteranan:

Penasehat Akademik                         Ketua Jurusan                                     W: wajib

P : pilihan

(                               )             (                             )                                 S : Syarat

NIP                                                    NIP

 

 

 

 

Perkuliahan

Untuk dapat mengkuti kegiatan tatap muka/perkuliahan, mahasiswa harus dapat menunjukan kartu hadir.   Tanda hadir yang lain tidak berlaku.

Cara Penulisan semester

Pada dasarnya kurun waktu kuliah utuk jenjang D3 adalah 6 Semester dan dapat  diselesaikan sampai dengan 10 semester.  Untuk itu cara penulisan semester adalah sebagai berikut:

  1. Semester gasal/genap; ditulis salah satu sehingga yang terbaca adalah      semester di mana semester mahasiswa yang bersangkutan berada.
  2. Tahun semester ditulis dengan angka romawi: I, II, III, dan seterusnya, sesuai dengan tahun ke berapa mahasiswa yang bersangkutan berada.
  3. Bagi mahasiswa yang mengambil cuti akademik (selang), maka waktu selang tersebut tidak diperhitungkan sebagai lama waktu kuliah.

Contoh:

Mahasiwa angkatan Tahun 2006/2007

  1. pada semester gasal tahun 2006/2007, ditulis Semester gasal, tahun I
  2. Pada semester genap tahun 2006/2007, ditulis Semester genap Tahun I
  3. Pada semester gasal Tahun 2008/2009, ditulis, semester Gasal, tahun II; dan seterusnya.

Yudisium

Pengumuman hasil ujian (yudisium) dilakukan melalui Subbagian Akademik sesuai dengan kalender akademik.

Mahasiswa akan menerima 3 lembar hasil study.  Setelah ditandatangani PA dan ketua Jurusan, 1 lembar dikembalikan ke akademik, 1 lembar untuk PA, dan  1 lembar untuk mahasiswa yang bersangkutan.

 

Waktu Perkuliahan

 

 

JAM

 

WAKTU

I

II

III

IV

V

VI

VII

16.00 –   16.50

16.50 – 17.40

17.40 – 18.30

19.00 – 19.50

19.50 – 20.40

20.40 – 21.30

21.30 – 22.20